Akibat Memilih Pemimpin Dungu

Sungguh sangat miris mendengar adanya pemimpin yang dengan bangganya dikontrol seperti mainan remote.Boleh juga dikatakan sebagai pemimpin “Wayang” yang tidak mampu berbuat apa-apa selain yang digerakkan oleh “Dalangnya“.Kemampuan dan gelar yang disandangnya tak lain hanyalah tipuan belaka,dengan tujuan mendapat dukungan dan sokongan dari pengikutnya.


Tapi harus kita maklumi juga,Dia berbuat begitu adalah dengan penuh kesadaran dan dengan keinginan sendiri sehingga menjadi begitu.
Sebagai akibatnya Masyarakat luaslah yang mendapat petaka dari kebijakan-kebijakan yang dilakukan si pemimpin tersebut.
Betapa malangnya nasib suatu negara yang mempunyai “Pemimpin” seperti itu.
Masyarakatnya akan ditindas dan ditindas tanpa belas kasihan sedikitpun.
Bagi pihak yang tidak sejalan dengan prinsip politiknya dan ingin membela hak masyarakat yang dizolimi tersebut,maka si “Dalang” dan si “Wayang” beserta seluruh cecunguknya akan bertindak dengan berbagai macam cara.


Seperti isu “MAKAR” yang tanpa dasar yang jelas membuat beberapa tokoh “dilumpuhkan” perjuangannya.
Sehingga apa yang rencananya akan diperjuangkan untuk menuntut keadilan dan penjelasan dari si Wayang ini jadi terhentikan untuk sesaat.

Tidak ada yang namanya demokrasi bagi si Wayang dan Gerombolannya ini.
Kalau tidak sepaham dengannya,maka bersiap-siaplah untuk di “FITNAH” dan dizolimi.

Wahai masyarakat yang beradap….
Relakah kita sebagai bangsa yang besar di-Pimpin oleh Gerombolan Penjahat seperti itu ?
Relakah kita mencoreng nama baik ke-Bhineka Tunggal Ika-an yang terjalin harmonis selama ini ?
Apakah kita biarkan saja Para Gerombolan ini menginjak-injak harga diri kita yang sangat tinggi ?

Untuk segenap masyarakat yang memiliki Nurani dan Harga diri yang tinggi….
“MARI KITA PERSIAPKAN JIWA RAGA INI UNTUK MENUNTUT GEROMBOLAN WAYANG DAN DALANG BESERTA GEROMBOLANNYA AGAR HENGKANG DARI BUMI PERTIWI INI.
SIAPKAN DIRI UNTUK MELAKUKAN REVOLUSI TOTAL DARI PENGARUH-PENGARUH BURUK DARI GEROMBOLAN INI SAMPAI KE AKAR-AKARNYA….!!!”

Itulah salah satunya yang bisa kita lakukan kalau ingin tetap mempertahankan negeri kesatuan yang kita cintai ini.
Mari kita bulatkan tekad dan bersatu tanpa memandang perbedaan ras,etnis,agama,suku,budaya dan strata sosial kita.
Walaupun kita berbeda-beda tetapi Kita tetap satu.

HIDUP REVOLUSI….!!!

Advertisements