Tokoh Sesat Dan Munafiqun Di Indonesia

Kata “Sesat” dan “Munafik” sebenarnya mempunyai makna dan arti yang berbeda.

Sesat disini dimaksudkan untuk orang/oknum yang mengaku beragama islam,tetapi dengan nyata dan sadar telah melakukan pelanggaran terhadap hukum-hukum islam itu sendiri serta melakukan pembelaan kepada orang/oknum yang telah menghina,melecehkan,merendahkan,dan menista agama islam yang dianutnya.

Munafiq merupakan sifat dari oknum/orang yang bermuka ‘dua’.Orang munafiq ini mengakui islam agamanya dan mengetahui hukum-hukum pokok islam,tetapi dengan nyata dan terang-terangan berupaya memutar-balikkan hukum-hukum islam dan berupaya untuk menghancurkan keimanan kaum muslimin dari “dalam”.Sifat munafiq ini sebenarnya jauh lebih berbahaya dari pada sifat kafir.Sehingga Allah SWT melaknat kaum munafiq ini di dunia dan azab yang kekal di akhirat nanti, “ALHAMDULILLAHI RABBIL ‘ALAMIN”.

Barikut beberapa tokoh dari kaum “sesat” dan “munafiq” yang telah menampakkan sifat aslinya :

Said aqil (dari PBNU)

Nusron wahid

Syafi’i maarif

Quraish shihab
   ​

Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin

Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi

Gus Nuril


Djan Faridz
Djan Faridz

Romahurmuziy

Mereka-Mereka ini lebih rela dan bangga menjual agamanya demi popularitas dan harta yang sedikit.

اِنّا لِلّهِ وَاِنّا اِلَيْهِ رَجِعُوْن

Advertisements