Indonesia Tawarkan Dua Wilayah Vital Indonesia untuk Asing

Mumpung masih belum “Lengser”,jual semua aset dan pusaka negara

Selain menawarkan kerjasama ekonomi mengelola Pulau Morotai-Maluku Utara di bidang pariwisata, Indonesia, pemerintah Jokowi-JK juga menawarkan Jepang untuk kerjasama ekonomi dalam pembangunan Pelabuhan Sabang di Provinsi Aceh, dan pengembangan sarana pasar ikan di Natuna di Kepulauan Riau.

Kalau dipikir lucu juga, Indonesia malah menawarkan dua wilayah vital Indonesia secara geopolitik, yaitu Pulau Sabang dan Pulau Morotai kepada negara asing seperti Jepang.

Pulau Sabang, posisinya letak geografisnya (geostrategi) terletak di mulut Samudra Hindia. Sedangkan Pulau Morotai, posisi geografisnya sangat strategis untuk mengawal dan mengontrol Samudra Pasifik.
Sementara Riau, terletak di depan mulut Singapura. Lha ini kok malah ditawarkan kementeriko maritim saat lawatan Jokowi ke Jepang.

Padahal kalau cara pandang Jepang menilai geopolitik Indonesia, Sabang pastinya dinilai sangat strategis. Karena merupakan mata-rantai penting dari Pulau Sumatera yang menurut Jepang, justru merupakan daerah jantung (heartland) Indonesia, dan bukan Jawa seperti cara pandang Belanda menilai geopolitik Indonesia.

Sumatra, terutama Palembang-Sumatra Selatan, justru dianggap lebih penting bagi Jepang daripada Singapura. Bahkan untuk mematahkan pancangan-pancangan kaki Inggris yang sudah terajut melalui Myanmar, Brunei, Malaysia dan Singapura, bagi Jepang cukup menguasai Palemabg yang berada di depan Selat Malaka, cukup lah sudah. Sementara melalui pelabuhan alami Sabang, Jepang atau negara besar manapun yang menguasai daerah ini, praktis akan mampu melumpuhkan Singapura.

Sehingga aliansi besar blok barat seperti Amerika Serikat, Inggris, Australia dan Selandia Baru, bisa mengalami “demam tinggi.” Atau malah bisa kejang-kejang. ***

Advertisements