Kekejian Dan Kesewenang-Wenangan Para ‘Penegak Hukum’ Di Indonesia

Sungguh luar biasa apa yang terjadi di Indonesia hingga sekarang ini.
Negara yang dahulunya aman dan tentram menjadi kacau balau hanya gara-gara seekor babi dengan kasus penistaan agama.
Berawal dari inilah mulai mencuat berbagai isu hingga membuat semua pihak jadi ikut terlibat.

Apalagi kalau kita perhatikan tingkah laku dan kinerja Polri.Semakin lama semakin jelas terlihat bahwa korps polri ini sudah tidak layak difungsikan lagi.Melihat dan menimbang bahwa para calon dan anggota polri mulai dari tahap Pelamar hingga ke tahap Kepala Polri (Kapolri) sudah diwajibkan memakai prinsip ‘SUAP DAN KKN’.Sehingga seluruh keluarga besar dari Polri ini adalah dari para Penyuap dan Disuap sebab KKN.Jauh sekali dari kata lulus murni.

Mari kita bahas tentang kasus hukum populer saat ini dan siapa pimpinan dari korps kepolisian ini (Kapolri).

Seperti yang kita ketahui bersama bahwa Tito Carnavian ini begitu ketaranya membela para pelaku kriminalitas,anti NKRI,anti Pancasila,dan perilaku menyimpang lainnya.
Gerombolan kriminalitas inipun terdiri dari berbagai golongan.Sebut saja “AHOKERS,REZIM JOKOWI,ORMAS BEJAT,PDIP/KOMUNIS,KUMPULAN ORANG MURTAD,KUMPULAN KAUM MUNAFIQ,Dan banyak lagi yang lainnya.”

Jika masyarakat muslim Indonesia membuat pengaduan tentang pelanggaran hukum yang dilakukan oleh rezim penjahat ini,polisi seakan tutup mata dan tidak melakukan respon terhadap laporan tersebut.Bahkan setelah diperlihatkan bukti-bukti dari pelanggaran dan diajukan beberapa saksi yang siap memberikan penjelasan,Para polisi ini malah berupaya untuk menghambat berjalannya proses hukum dan dengan terang-terangan melakukan intimidasi terhadap para pelapor.

Sebaliknya… Apabila ada ditemukan sedikit saja hal yang mencurigakan terhadap umat muslim,baik itu dari kalangan Ulamanya,Habaib,ataupun Simpatisan dari umat muslim langsung diproses tanpa melalui jalur hukum yang benar.

Dimulai dari bukti-bukti yang tidak jelas sumbernya,saksi-saksi yang tidak sesuai dengan fakta kejadian,dan penanganan hukum yang dibuat sekehendak hatinya.Bahkan pengambilan bukti yang dituduhkan pun terungkap dari pemalsuan identitas yang dipaksakan menjadi ‘orisinil’ terhadap para ‘Korbannya’.Semua hal yang dilakukan oleh kalangan penegak hukum,khususnya ‘Polri’ sudah terbukti fitnah belaka.

Tito Carnavian….!!!

Apakah kau ini berpikir akan hidup abadi di dunia ini ?
Apakau kau tidak pernah mempelajari isi Kitab Suci agamamu ?
Apakah kau tidak pernah diajari sopan santun,tata krama,etika,moral barang sedikitpun dari orang tuamu ?
Apakah kau tidak sadar bahwa derajadmu saat ini lebih rendah daripada hewan ?
Apakah kau tidak tahu atau telah melupakan akan kehidupan akhirat ?

Sampai saat ini urusan mu bukan hanya menyangkut perkara pribadi/antar individu saja.Tetapi sudah menyangkut masalah umat islam yang telah kau tindas.Tidak peduli kau mendapat tekanan dari siapapun juga untuk menzolimi kaum islam.Kau sudah seharusnya berpikir jauh-jauh hari sebelumnya.Ikut Rezim yang Zolim lagi tercela ini dan bahagia ‘SEMU’ di dunia ini,ATAU mengikuti segala perintah-Nya dan menjauhi segala larangan-Nya untuk mengharapkan Ridho-Nya dan bahagia di kehidupan yang abadi kelak (Akhirat).

Hari-hari kemarin ini,minggu-minggu kemarin ini,bulan-bulan dan bahkan tahun-tahun kemarin ini kau masih bisa untuk bertaubat dan memperbaiki diri.Tapi hari ini,setelah begitu dahsyatnya kezaliman dan kesewenang-wenangan yang dilakukan aparat kepolisian (itu semua berkat izin darimu Tito) sehingga seluruh umat muslim diseluruh pelosok negeri khususnya dan muslim di dunia umumnya telah menyumpahi ‘HIDUPMU,KELUARGAMU,KERABATMU DAN SELURUH PIHAK’ yang telah kau tindas dan dizolimi.

Dan yang paling fatal dari akhir hidupmu adalah “MUHABALAH” yang dilakukan oleh hamba Allah SWT yang soleh dan ulama yang terkenal dengan ke istiqomah-annya.
Maka kau tunggu dan rasakanlah apa yang akan terjadi pada dirimu dan juga keluargamu akibat dari ‘Sumpah dan Muhabalah’ yang telah dilakukan.

Harus kau ketahui wahai Tito Carnavian…!!!

Mungkin didalam hatimu ada siasat atau maksud untuk menipu Allah SWT.Dengan cara berbuat zolim pada manusia dan kemudian bertaubat kepada Allah SWT sesudahnya ?
Kau ingin menipu Allah SWT,tapi sadarlah kau,bahwa Tuhan kami adalah ‘Maha Pembalas Tipu Daya’.

Ada beberapa Hadits sahih yang diriwayatkan oleh Bukhari,berbunyi :

“Barangsiapa yang mempunyai kezhaliman kepada saudaranya mengenai hartanya atau kehormatannya, maka diminta dihalalkanlah kepadanya dari dosanya itu sebelum datang hari di mana nanti tidak ada dinar dan dirham (hari kiamat), di mana akan diambil dari pahala amal kebaikannya untuk membayarnya. Kalau sudah tak ada lagi amal kebaikannya, maka akan diambil dari dosa orang yang teraniaya itu, lalu dipikulkan kepada orang yang menganiaya itu” (HR. Bukhari).

Itu artinya :
Mengingat penindasan dan kesewenang-wenangan yang kalian lakukan,maka seluruh amal baik mu (itu kalau ada) maka akan mengalir kepada seluruh umat yang telah kau zolimi (dibagi rata).Dan sekiranya amalmu tidak mencukupi (pastinya) maka sebagai gantinya ‘SELURUH DOSA DARI UMAT YANG KAU ZOLIMI TERSEBUT AKAN MENGALIR KE ARAHMU’.
Bisa kau bayangkan,berapa orang jumlah umat tersebut yang bersengketa karena perbuatanmu…!!!

Kami sangat bersyukur kepada Allah SWT yang telah memberikan penjelasan kepada Rasul-Nya dan melalui kitab Suci-Nya.Hanya agar seluruh hamba-hamba-Nya patuh serta taat kepada seluruh perintah-Nya dan tidak melanggar apapun yang dilarang-Nya.

Advertisements